Sementara European CDC menyampaikan per Jumat (3/12) ada 35 negara dunia yang sudah melaporkan 486 kasus Omicron. "Artinya mereka tidak ada riwayat perjalanan ke sana dan juga tidak ada kontak dengan kasus positif Omicron. Ini mengindikasikan mungkin saja sudah terjadi penularan di masyarakat dari varian Omicron, sesuatu yang amat perlu diwaspadai dari kacamata penyebaran epidemiologik," terang Tjandra. South Africa’s National Institute for Communicable Diseases (NICD) menyebutkan angka R Afrika Selatan di atas 2 untuk di provinsi Gauteng. Delesi dan mutasi ini diketahui mungkin menyebabkan peningkatan angka penularan, peningkatan viral binding affinity, dan juga peningkatan luput dari antibodi.
Source: Republika December 04, 2021 05:47 UTC