Ini sekaligus akan menjadi pertemuan antara dua pelatih hebat yang secara terbuka berani saling mencela dan menyerang di media: Jose Mourinho dan Antonio Conte. Karena itu ketertarikannya pada klub itu tak mengherankan, termasuk pada aksi dan pencapaian Conte, yang jadi penerusnya. Ia merujuk pada status Conte yang didakwa atas pengaturan hasil pertandingan pada 2012, yang kemudian dinyatakan tak terbukti. "Apa yang tidak pernah terjadi pada saya -- dan tidak akan pernah terjadi-- adalah diskors karena pengaturan pertandingan," kata Mourinho. Rivalitas seperti ini dipastikan akan lebih memberi motivasi lebih bagi Mourinho dan Conte dalam pertandingan MU vs Chelsea malam ini.
Source: Koran Tempo February 25, 2018 08:03 UTC