Awalnya, dalam rangkaian awal rekaman itu terlihat seorang perempuan menggendong anak kecil dengan tangan kirinya, sementara tangan kanannya membawa sebuah tas. Perempuan itu, melewati sekelompok tentara Irak yang tengah berjaga di dekat wilayah yang masih dikuasai ISIS. Sehingga, menggunakan seorang perempuan yang membawa seorang bocah, yang kemungkinan adalah anaknya menunjukkan ISIS kini sudah kehabisan cara untuk melawan. Mencegah para perempuan yang akan melakukan bom bunuh diri sangat sulit. Apalagi, tentara Irak yang masih sangat konservatif tak akan meminta perempuan mengangkat pakaian mereka untuk memeriksa kemungkinan adanya bahan peledak.
Source: Kompas July 09, 2017 01:28 UTC